Malang , 26 Januari 2013
Hei adik Nabil yang ultahnya tanggal 26 Januari a.k.a hari ini . Met ultah yak!!! Panjang umur , panjang rejeki , dan selalu diberi yang terbaik dari yang terbaik dari Allah SWT . Aminnnn. Semakin bertambahnya umur , semakin berkurang jatah hidup kamu di dunia ini . Semoga disisa waktu yang kamu punya , bisa menggenapkan mimpimu dan meraih citamu . Amin .
Kelana sang waktu membawamu kembali ke hari ini
Mengulang hari yang sama, dimana beberapa tahun yang lalu kau dilahirkan
Coba renungkan dan hayati kembali perulangan waktu....
Begitu banyak hal yang sudah kau lalui....
Beribu orang dengan segala tingkahnya sudah kau temui...
Berjuta masalah yang sudah kau hadapi dan membentuk dirimu kini
Tapi masih banyak hal baru yang kan kau temui lagi
Nanti....
Selamat ulang tahun Nabil....
Semoga di perjalanan waktumu ini....
Sudah banyak yang kau lakukan....untuk dirimu sendiri....
Yang bisa kami lakukan hanya mendoakan....dan menggenggam tanganmu....
Menemani......
Dan suatu saat nanti...
Bila kau harus menempuh jalanmu sendiri....
Maka kami akan melepaskan genggaman itu....
Lalu setia.....menunggumu di ujung jalan perjalanan milikmu....
Ciayoooo....!!!!
p.s : lagi pengen nulis di blog lagi , dan mumpung ada momen....met ultah ya Bil!!!jangan lupa makan2!
sang-ikan
Sabtu, 26 Januari 2013
Rabu, 31 Oktober 2012
Selamat Malam Beno....dan Selamat Tidur
This is just a time for one innocent dinner .Nasi goreng
Jalan Sabang yang harganya cuma ceban itu . Aku segera memasuki lift ,berdiri
disamping Beno . Pria itu melirikku sekilas sebelum tersenyum simpul .
“Gampang banget Lex “ , ucapnya . Tampaknya Beno berusaha
menghilangkan kecanggunganku akan ajakan makan malamnya .
“Apanya yang gampang?” .
“Kamu itu gampang banget diajak makan malam ma aku. Masih
cinta ya ma aku ” , kerlingnya . Aku menatapnya sewot . Kalau cuma gara-gara
ini kepalanya jadi sebesar itu , sebaiknya aku batalkan saja acara kami ini .
“Kalau kamu mikir kayak gitu , mending aku langsung pulang
aja Ben . Kamu makan aja sendiri disana!” .
“Ehhh...jangan dong......jangan dibatalin kencan kita ini ,
kapan lagi kita kencan Lex ....” , Beno langsung merajuk sambil meraih tanganku
.
“Aku minta maaf ya kalo kamu marah , tapi aku pengen kita
tetep makan malam ya Lex” , pintanya memelas . Aku menatap matanya , heran .
Tak biasanya Beno bersikap seperti ini .
“Plissss Lex “ , Beno memohon lagi . Aku menghela nafas
kemudian mengangguk , tak sampai hati menolaknya .
Begitu keluar dari lift , kami segera berjalan menghampiri
mobil Beno yang diparkir tak jauh dari pintu lift . Beno membukakan pintu
untukku , setelah itu dia segera masuk ke mobil dan duduk dibelakang kemudi .
Tak lama keudian kami sudah meluncur menuju Jalan Sabang .
“Kamu tahu Lex , aku kangen makan bareng ma kamu di nasgor
Sabang itu . Rasanya udah lamaaaa sekali sejak terkahir kalinya kita makan
bareng disitu “ . Mendengar kata-katanya , aku menatap kearah Beno dan
memandanginya dengan penuh selidik .
“Kamu gak abis minum kan Ben?” , tanyaku spontan .
“Gak Lex , emang kenapa?” , Beno balas menatapku dengan
wajah heran . Aku menggeleng dan kembali memandangi jalanan didepan sana . Mendengarkan
celotehan Beno dan berfikir bagaimana Pak Dokter yang satu itu bisa menjadi
se-cerewet ini . Tak lama kami pun sampai di nasi goreng Jalan Sabang . Beno
kembali membukakan pintu mobilnya untukku . Bukannya aku tak suka dengan semua
keanehannya malam ini , hanya saja mungkin aku sudah terbiasa dengan sikap
dinginnya Beno dan aku belum terbiasa bila dia menjadi ramah .
“Kamu pesenin dulu ya Lex!Aku mau nyari tempat parkir dulu”
,Beno lalu bergegas memasuki mobil kembali , tetapi tiba-tiba dibukanya kaca
mobil didekatku .
“Aku cinta kamu selalu Lex!” , ucapnya sambil tersenyum ,
kemudian melajukan mobilnya .
Aku menggeleng-gelengkan kepalaku mendengar kata-katanya
barusan , sambil berjalan ke warung nasgor . Memesan dua porsi nasi goreng dan
segera duduk di meja terdekat sambil menunggu Beno sambil memandangi jalanan
didepan . Sepertinya sudah lima menit yang lalu Beno mencari tempat parkir dan
dia masih belum saja kembali .
“Awas aja kalo dia ngerjain aku, ninggalin aku disini!” ,
omelku bertepatan dengan dering ponsel didalam tasku . Wina .
“Kenapa Win? Riza udah dateng kan?”, sapaku .
“Lex....Lex....lu yang sabar yaaaa Lex....” . Aku mengernyit
heran mendengar suaranya . Sepertinya Wina sedang menangis saat meneleponku .
“Lu kenapa Win?” .
“Beno Lex.....Beno.....” .
“Iya kenapa Beno?” .
“Beno meninggal Lex , kecelakaan mobil jam setengah sebelas
tadi waktu dia pulang dari rumah sakit......” , selesai mengatakan itu tangis Wina meledak .
“Lu jangan becandain gue deh Win , orang gue barusan aja ma
Beno kok!Kita ini mau makan bareng “ .
“Gue gak becanda Alex,masak gue becandain Beno udah
meninggal” . Mendengar kata-kata Wina , aku segera tersadar dan berlari ke
pinggir jalan . Mendapati jalanan lengang dan Beno bisa memarkirkan mobilnya
dimana saja . Tapi mengapa dia pergi mencari tempat parkir yang lain lagi . Aku
menghampiri tukang parkir yang biasa berjaga disana .
“Pak , maaf , tadi liat temen saya yang pake mobil item?” .
“Temen Neng?Bukannya tadi Neng kesini jalan kaki?”.
“Saya naik mobil Pak , yakin deh, mana kuat saya jalan kaki”
, ucapku setengah memaksa .
“Saya yakin banget kok Neng , Neng jalan kaki kesini ,
karena saya tadi sempat mikir , kok Neng gak takut sih jalan kaki sendiri
malem-malem “ .
Mendengar kata-kata tukang parkir itu membuat aku tersadar
akan semua hal yang Beno lakukan malam ini . Mengapa sikapnya sedari tadi
begitu aneh .
“Win.....tolong minta Riza jemput aku sekarang ya , di
nasgor Sabang “ , pintaku lirih .
“Iya Lex, Riza kesana sekarang . Tunggu Riza ya Lex
....jangan kemana-mana” , pinta Wina . Aku mengangguk lalu menutup teleponku .
Menatap kearah terakhir kali aku melihat Beno . Saat dia menurunkanku tadi dan
mengatakan cinta padaku . Tak terasa airmataku menetes .
“Aku juga cinta kamu Ben.......” , ucapku lirih . Semua hal
disekitarku lalu memudar dan menjadi gelap secara bersamaan . Rasanya , aku
ingin tidur saja . Selamat malam Beno.....
#Halloweenika
Cerita diambil dari scenes terakhir Divortiare halaman 320
Selamat Malam Beno....dan Selamat Tidur
This is just a time for one innocent dinner .Nasi goreng
Jalan Sabang yang harganya cuma ceban itu . Aku segera memasuki lift ,berdiri
disamping Beno . Pria itu melirikku sekilas sebelum tersenyum simpul .
“Gampang banget Lex “ , ucapnya . Tampaknya Beno berusaha
menghilangkan kecanggunganku akan ajakan makan malamnya .
“Apanya yang gampang?” .
“Kamu itu gampang banget diajak makan malam ma aku. Masih
cinta ya ma aku ” , kerlingnya . Aku menatapnya sewot . Kalau cuma gara-gara
ini kepalanya jadi sebesar itu , sebaiknya aku batalkan saja acara kami ini .
“Kalau kamu mikir kayak gitu , mending aku langsung pulang
aja Ben . Kamu makan aja sendiri disana!” .
“Ehhh...jangan dong......jangan dibatalin kencan kita ini ,
kapan lagi kita kencan Lex ....” , Beno langsung merajuk sambil meraih tanganku
.
“Aku minta maaf ya kalo kamu marah , tapi aku pengen kita
tetep makan malam ya Lex” , pintanya memelas . Aku menatap matanya , heran .
Tak biasanya Beno bersikap seperti ini .
“Plissss Lex “ , Beno memohon lagi . Aku menghela nafas
kemudian mengangguk , tak sampai hati menolaknya .
Begitu keluar dari lift , kami segera berjalan menghampiri
mobil Beno yang diparkir tak jauh dari pintu lift . Beno membukakan pintu
untukku , setelah itu dia segera masuk ke mobil dan duduk dibelakang kemudi .
Tak lama keudian kami sudah meluncur menuju Jalan Sabang .
“Kamu tahu Lex , aku kangen makan bareng ma kamu di nasgor
Sabang itu . Rasanya udah lamaaaa sekali sejak terkahir kalinya kita makan
bareng disitu “ . Mendengar kata-katanya , aku menatap kearah Beno dan
memandanginya dengan penuh selidik .
“Kamu gak abis minum kan Ben?” , tanyaku spontan .
“Gak Lex , emang kenapa?” , Beno balas menatapku dengan
wajah heran . Aku menggeleng dan kembali memandangi jalanan didepan sana . Mendengarkan
celotehan Beno dan berfikir bagaimana Pak Dokter yang satu itu bisa menjadi
se-cerewet ini . Tak lama kami pun sampai di nasi goreng Jalan Sabang . Beno
kembali membukakan pintu mobilnya untukku . Bukannya aku tak suka dengan semua
keanehannya malam ini , hanya saja mungkin aku sudah terbiasa dengan sikap
dinginnya Beno dan aku belum terbiasa bila dia menjadi ramah .
“Kamu pesenin dulu ya Lex!Aku mau nyari tempat parkir dulu”
,Beno lalu bergegas memasuki mobil kembali , tetapi tiba-tiba dibukanya kaca
mobil didekatku .
“Aku cinta kamu selalu Lex!” , ucapnya sambil tersenyum ,
kemudian melajukan mobilnya .
Aku menggeleng-gelengkan kepalaku mendengar kata-katanya
barusan , sambil berjalan ke warung nasgor . Memesan dua porsi nasi goreng dan
segera duduk di meja terdekat sambil menunggu Beno sambil memandangi jalanan
didepan . Sepertinya sudah lima menit yang lalu Beno mencari tempat parkir dan
dia masih belum saja kembali .
“Awas aja kalo dia ngerjain aku, ninggalin aku disini!” ,
omelku bertepatan dengan dering ponsel didalam tasku . Wina .
“Kenapa Win? Riza udah dateng kan?”, sapaku .
“Lex....Lex....lu yang sabar yaaaa Lex....” . Aku mengernyit
heran mendengar suaranya . Sepertinya Wina sedang menangis saat meneleponku .
“Lu kenapa Win?” .
“Beno Lex.....Beno.....” .
“Iya kenapa Beno?” .
“Beno meninggal Lex , kecelakaan mobil jam setengah sebelas
tadi waktu dia pulang dari rumah sakit......” , selesai mengatakan itu tangis Wina meledak .
“Lu jangan becandain gue deh Win , orang gue barusan aja ma
Beno kok!Kita ini mau makan bareng “ .
“Gue gak becanda Alex,masak gue becandain Beno udah
meninggal” . Mendengar kata-kata Wina , aku segera tersadar dan berlari ke
pinggir jalan . Mendapati jalanan lengang dan Beno bisa memarkirkan mobilnya
dimana saja . Tapi mengapa dia pergi mencari tempat parkir yang lain lagi . Aku
menghampiri tukang parkir yang biasa berjaga disana .
“Pak , maaf , tadi liat temen saya yang pake mobil item?” .
“Temen Neng?Bukannya tadi Neng kesini jalan kaki?”.
“Saya naik mobil Pak , yakin deh, mana kuat saya jalan kaki”
, ucapku setengah memaksa .
“Saya yakin banget kok Neng , Neng jalan kaki kesini ,
karena saya tadi sempat mikir , kok Neng gak takut sih jalan kaki sendiri
malem-malem “ .
Mendengar kata-kata tukang parkir itu membuat aku tersadar
akan semua hal yang Beno lakukan malam ini . Mengapa sikapnya sedari tadi
begitu aneh .
“Win.....tolong minta Riza jemput aku sekarang ya , di
nasgor Sabang “ , pintaku lirih .
“Iya Lex, Riza kesana sekarang . Tunggu Riza ya Lex
....jangan kemana-mana” , pinta Wina . Aku mengangguk lalu menutup teleponku .
Menatap kearah terakhir kali aku melihat Beno . Saat dia menurunkanku tadi dan
mengatakan cinta padaku . Tak terasa airmataku menetes .
“Aku juga cinta kamu Ben.......” , ucapku lirih . Semua hal
disekitarku lalu memudar dan menjadi gelap secara bersamaan . Rasanya , aku
ingin tidur saja . Selamat malam Beno.....
#Halloweenika
Cerita diambil dari scenes terakhir Divortiare halaman 320
Rabu, 23 Mei 2012
Selarik Rindu
Pada akhirnya.....
Rasa tak pernah mati....
Seberapa lama aku mengendapkannya dalam hati...
Atau tak hiraukan dalam diri....
Tak akan pernah mati....
Masih berdebar untuk rasa yang sama....
Masih tersenyum untuk kenangan lama....
Tentangmu dalam sudut pandangku.....
Tentangmu dalam ruang khusus hatiku.....
Kau takkan pernah tahu rasa ini.....
Karena tak pernah aku ijinkan hati...
Untuk hanya sekedar menyapa....
Atau bahkan untuk berkata....
Tak pernah kau tahu ini....
Tak perlu......
Tapi mengingatmu kini....
Dan mendapatimu dari jejaring sosial yang bertebaran kini.....
Membuatku teringat kembali akan masa lalu....
Saat aku masih berani bermimpi....
Saat aku masih berani memanjatkan doa untuk hanya melihatmu dalam sunyi....
Dan saat kau masih tak sejauh jarak kini....
Aku merindukanmu....
Benar-benar merindukanmu....
Walau dari dulu hingga saat ini....
Takkan pernah kau tahu rasa ini....
Tapi aku benar-benar merindukanmu....
Maka kukirimkan selarik rindu untukmu....
Dan berharap......semoga kau tahu....
Bahwa di sudut kecil dunia ini....
Masih ada aku....yang akan tetap berani membayangimu....
-dinar-230512-
p.s:kangen si 'Pesek'
Rasa tak pernah mati....
Seberapa lama aku mengendapkannya dalam hati...
Atau tak hiraukan dalam diri....
Tak akan pernah mati....
Masih berdebar untuk rasa yang sama....
Masih tersenyum untuk kenangan lama....
Tentangmu dalam sudut pandangku.....
Tentangmu dalam ruang khusus hatiku.....
Kau takkan pernah tahu rasa ini.....
Karena tak pernah aku ijinkan hati...
Untuk hanya sekedar menyapa....
Atau bahkan untuk berkata....
Tak pernah kau tahu ini....
Tak perlu......
Tapi mengingatmu kini....
Dan mendapatimu dari jejaring sosial yang bertebaran kini.....
Membuatku teringat kembali akan masa lalu....
Saat aku masih berani bermimpi....
Saat aku masih berani memanjatkan doa untuk hanya melihatmu dalam sunyi....
Dan saat kau masih tak sejauh jarak kini....
Aku merindukanmu....
Benar-benar merindukanmu....
Walau dari dulu hingga saat ini....
Takkan pernah kau tahu rasa ini....
Tapi aku benar-benar merindukanmu....
Maka kukirimkan selarik rindu untukmu....
Dan berharap......semoga kau tahu....
Bahwa di sudut kecil dunia ini....
Masih ada aku....yang akan tetap berani membayangimu....
-dinar-230512-
p.s:kangen si 'Pesek'
Senin, 12 Maret 2012
kangen Seto banget
Jember , 12 Maret 2012
Belakangan ini , aku merindukan dia dengan sangat . Sangat...sangat...sangat...sangat...merindukannya . Setiap hari aku selalu merindukannya , tapi entah mengapa belakangan ini , rasa rinduku benar-benar tinggi . Aku tahu , aku takkan bisa menemuinya lagi , aku tahu . Tapi aku hanya ingin mengatakan aku benar-benar merindukannya . Aku kangen Seto....
Kalau saja jalan ke tempatmu memang ada....
Sudah dari awal aku mengunjungimu....untuk memelukmu...
Tapi jalan itu memang ada kan Seto...
Hanya saja tidak terbuka lebar....
Karena hanya orang-orang tertentu yang bisa kesana....
Aku akan menunggu waktuku kesana...dengan sabar...
Hanya saja tiap kali aku merindukanmu
Rasa-rasanya aku ingin menerobosnya saja...
Walau aku tahu takkan sampai hati aku melakukannya...
Karena bukan ini caranya....bukan itu....
Lalu saat aku benar-benar merindukanmu...
Bisakah kamu melakukan satu hal saja....
Temuilah aku.....di mimpiku.....
Setidaknya aku bisa tersenyum padamu....
-dinar-120312-
Belakangan ini , aku merindukan dia dengan sangat . Sangat...sangat...sangat...sangat...merindukannya . Setiap hari aku selalu merindukannya , tapi entah mengapa belakangan ini , rasa rinduku benar-benar tinggi . Aku tahu , aku takkan bisa menemuinya lagi , aku tahu . Tapi aku hanya ingin mengatakan aku benar-benar merindukannya . Aku kangen Seto....
Kalau saja jalan ke tempatmu memang ada....
Sudah dari awal aku mengunjungimu....untuk memelukmu...
Tapi jalan itu memang ada kan Seto...
Hanya saja tidak terbuka lebar....
Karena hanya orang-orang tertentu yang bisa kesana....
Aku akan menunggu waktuku kesana...dengan sabar...
Hanya saja tiap kali aku merindukanmu
Rasa-rasanya aku ingin menerobosnya saja...
Walau aku tahu takkan sampai hati aku melakukannya...
Karena bukan ini caranya....bukan itu....
Lalu saat aku benar-benar merindukanmu...
Bisakah kamu melakukan satu hal saja....
Temuilah aku.....di mimpiku.....
Setidaknya aku bisa tersenyum padamu....
-dinar-120312-
Selasa, 27 September 2011
menggugat...terkadang.....
Denpasar , 27 September 2011
And if you have a minute...why don't we go
Talk about it somewhere only we know
This could be the end of everything
So why don't we go somewhere only we know?
(Keane - Somewhere Only We Know)
Lagi suka ma lagu diatas , liriknya diatas sedikit membuatku sedikit menggugat pada seorang dia . Walau aku tak ingin dia tahu ini . Tapi betapa aku pengen banget menanyakannya padanya . Kenapa dia tak membawaku bila dia punya waktu itu . Membicarakan banyak hal yang mungkin mengakhiri banyak hal . Tentang pencrianku dan pencariannya . Kenapa kita tak pergi saja ketempat yang hanya kita yang tahu . Maaf ini gugatan untukmu . Tapi ini hanya pikiran egoisku semata , tak pernah aku meninginkan jalanmu terhambat , bahkan kamu tak perlu kesakitanku tangisanku dan hatiku yang remuk sekali lagi . Hanya saja terkadang betapa sifat dasar manusia yang tak pernah puas membuatku berpikir jahat seperti itu . Maafkan aku ya Setoooo . Tapi tak apa , apa kurangnya kamu dimataku ? Tak ada......sama sekali tak ada......bahkan waktu singkat itu tertutupi oleh rasa tulusmu itu . Aku sudah tak butuh apa-apa lagi . Tak . Nanti saja akan kuceritakan bagaimana menghadapi semuanya saat kita bertemu lagi . Aku selalu sayang kamu .
-dinar-270911-
p.s : bila kita bertemu lagi , waktu akan lebih panjang dari sebelumnya . Aku akan meminta itu selalu pada-Nya . aminnnnn
And if you have a minute...why don't we go
Talk about it somewhere only we know
This could be the end of everything
So why don't we go somewhere only we know?
(Keane - Somewhere Only We Know)
Lagi suka ma lagu diatas , liriknya diatas sedikit membuatku sedikit menggugat pada seorang dia . Walau aku tak ingin dia tahu ini . Tapi betapa aku pengen banget menanyakannya padanya . Kenapa dia tak membawaku bila dia punya waktu itu . Membicarakan banyak hal yang mungkin mengakhiri banyak hal . Tentang pencrianku dan pencariannya . Kenapa kita tak pergi saja ketempat yang hanya kita yang tahu . Maaf ini gugatan untukmu . Tapi ini hanya pikiran egoisku semata , tak pernah aku meninginkan jalanmu terhambat , bahkan kamu tak perlu kesakitanku tangisanku dan hatiku yang remuk sekali lagi . Hanya saja terkadang betapa sifat dasar manusia yang tak pernah puas membuatku berpikir jahat seperti itu . Maafkan aku ya Setoooo . Tapi tak apa , apa kurangnya kamu dimataku ? Tak ada......sama sekali tak ada......bahkan waktu singkat itu tertutupi oleh rasa tulusmu itu . Aku sudah tak butuh apa-apa lagi . Tak . Nanti saja akan kuceritakan bagaimana menghadapi semuanya saat kita bertemu lagi . Aku selalu sayang kamu .
-dinar-270911-
p.s : bila kita bertemu lagi , waktu akan lebih panjang dari sebelumnya . Aku akan meminta itu selalu pada-Nya . aminnnnn
Senin, 26 September 2011
tersadar....
Denpasar , 26 September 2011
Selama beberapa belakangan ini aku banyak berpikir tentang cintaku dan para pria yang ada di dalam hidupku . sudah sering memikirkan itu , tapi aku gak mau mengakui , kalau mereka sebenarnya hanya melewatiku . Hei , bukan berarti aku tak menghargai kebaikan mereka yang sempat jalan denganku . Tapi aku baru sadar cinta dan sayang itu sangat tipis bedanya . Aku menyayangi mereka . Pria-pria baik itu , yang beberapa sempat menjalin hubungan denganku . Ada si Singa yang sensi itu....ternyata aku hanya meyayangimu , tapi tidak mencintaimu...aku baru sadar itu . Kamu benar , bahwa kamu memang gak pernah ada di hatiku sebagai pria , kamu benar mengatakan itu , hanya aku yang menyangkal . Lalu ada si anak pak RT itu , yang aku merasa dulu betapa aku ingin menikah dengannya , tapi ternyata hingga sekarang tak ada kenangan yang membuatku merindukannya sama sekali . Bahkan si teman SD ku itu , yang aku bilang cinta pertamaku . Dia malah sama sekali tak membekas di hatiku , kalau iya , pastinya saat dulu dia melamarku aku akan menjawab 'IYA' dan masih banyak yang lain yang aku tak sempat menceritakannya karena akan panjang tulisan ini . Lalu mengapa aku sering bercerita tentang mereka dengan menggebu-gebu? Karena aku gak mau mengakui bahwa aku sendirian selama ini , bahwa tak ada cinta itu di hati . Aku tak mau mengakui itu , tapi aku merasa seolah aku orang paling menyedihkan yang tak punya cinta di dunia ini . Huff......aku harus mengakui , bahwa aku menyayangi mereka tapi tidak mencintai mereka . Hingga aku bertemu seseorang yang hanya sebentar membagi waktunya denganku . Sangat amat singkat tapi ternyata sudah bersentuhan hati . Dia menghapus semua sepiku , dia menghapus semua raguku akan cinta buatku , dia yang Allah kirimkan padaku untuk menjawab pertanyaan-pertanyaanku pada-Nya . Dia yang hanya sesingkat itu denganku tapi terasa sudah menggenapkan duniaku . Haha....aku menemukannya sekarang , apa yang Fitrop bilang el-o-ve-e di buku Kening itu (aku dan dia menyebut buku itu jidat) . Aku menemukannya padanya . Terimakasih buatmu....Seto.....terimakasih mencintaiku . Terimakasih sudah datang padaku . Terimakasih .
-dinar-260911-
p.s : aku selalu kangen kamu!bakal selalu inget kamu!selalu!
Selama beberapa belakangan ini aku banyak berpikir tentang cintaku dan para pria yang ada di dalam hidupku . sudah sering memikirkan itu , tapi aku gak mau mengakui , kalau mereka sebenarnya hanya melewatiku . Hei , bukan berarti aku tak menghargai kebaikan mereka yang sempat jalan denganku . Tapi aku baru sadar cinta dan sayang itu sangat tipis bedanya . Aku menyayangi mereka . Pria-pria baik itu , yang beberapa sempat menjalin hubungan denganku . Ada si Singa yang sensi itu....ternyata aku hanya meyayangimu , tapi tidak mencintaimu...aku baru sadar itu . Kamu benar , bahwa kamu memang gak pernah ada di hatiku sebagai pria , kamu benar mengatakan itu , hanya aku yang menyangkal . Lalu ada si anak pak RT itu , yang aku merasa dulu betapa aku ingin menikah dengannya , tapi ternyata hingga sekarang tak ada kenangan yang membuatku merindukannya sama sekali . Bahkan si teman SD ku itu , yang aku bilang cinta pertamaku . Dia malah sama sekali tak membekas di hatiku , kalau iya , pastinya saat dulu dia melamarku aku akan menjawab 'IYA' dan masih banyak yang lain yang aku tak sempat menceritakannya karena akan panjang tulisan ini . Lalu mengapa aku sering bercerita tentang mereka dengan menggebu-gebu? Karena aku gak mau mengakui bahwa aku sendirian selama ini , bahwa tak ada cinta itu di hati . Aku tak mau mengakui itu , tapi aku merasa seolah aku orang paling menyedihkan yang tak punya cinta di dunia ini . Huff......aku harus mengakui , bahwa aku menyayangi mereka tapi tidak mencintai mereka . Hingga aku bertemu seseorang yang hanya sebentar membagi waktunya denganku . Sangat amat singkat tapi ternyata sudah bersentuhan hati . Dia menghapus semua sepiku , dia menghapus semua raguku akan cinta buatku , dia yang Allah kirimkan padaku untuk menjawab pertanyaan-pertanyaanku pada-Nya . Dia yang hanya sesingkat itu denganku tapi terasa sudah menggenapkan duniaku . Haha....aku menemukannya sekarang , apa yang Fitrop bilang el-o-ve-e di buku Kening itu (aku dan dia menyebut buku itu jidat) . Aku menemukannya padanya . Terimakasih buatmu....Seto.....terimakasih mencintaiku . Terimakasih sudah datang padaku . Terimakasih .
-dinar-260911-
p.s : aku selalu kangen kamu!bakal selalu inget kamu!selalu!
Minggu, 25 September 2011
Kamu Pergi....
Denpasar , 25 September 2011
Aku gak ingin cerita banyak hal , tapi aku cuma pengen dia tahu aku baik-baik saja dan bakal ngelakuin apa yang dia pesankan untukku . Hanya saja aku ingin kalian tahu tentang kebaikan hati miliknya . Milik seseorang yang selama hampir 2 minggu ini menemaniku .
Kamu pergi...
Dan aku tahu takkan mungkin kembali....
Kamu pergi...
Dan aku tahu takkan mungkin melihatmu lagi...
Takkan ada kesempatan itu lagi...
Takkan ada pesan di ponselku lagi....
Takkan ada keluhan kesepianmu belakangan ini...
Aku takkan mendengarnya lagi....
Rasa-rasanya lebih baik aku memilih kamu pergi karena seorang wanita lain...tapi masih bisa melihatmu disini....
Daripada tak melihatmu sama sekali....
Aku belum mengatakannya padamu Setoooo.....
Aku belum mengatakan betapa aku nyaman ngobrol denganmu....
Betapa aku selalu tersenyum saat menerima pesanmu...
Betapa aku selalu berharap kamu kan bertemu denganku...
Tapi seperti yang orang lain katakan....
Lebih baik seperti ini Din....
Dan aku tahu kamu pun berpikir seperti itu....
Hanya saja masih perlu waktu untuk menenangkan hati....
Dan menghilangkan sesak didada yang baru kali ini kupahami....
Terimakasih Setoo....
Buat 'jidatnya'.....aku akan jaga itu dengan baik....
Terimakasih Setooo.....
Buat sayangmu ke aku....
Karena aku tahu kini....
Aku masih bisa dicintai......
Terimakasih Sayang.......berbahagialah disana......
Seperti kamu yang juga memintaku untuk bahagia disini.....
Aku gak akan lupa ma kamu....
Aku sayang kamu....
-dinar=250911-
p.s: Seto....kalo kita ketemu lagi , aku bakal meminta satu hal saja ke kamu , aku cuma pingin kamu mengimamiku......entah kenapa aku pengen banget sholat ma kamu dar kapan itu.....aku akan tunggu kesempatan itu.....dan aku akan meminta pada-Nya setiap hari.....
tidurlah yang nyenyak.....aku sayang dan kangen kamu Seto...
Aku gak ingin cerita banyak hal , tapi aku cuma pengen dia tahu aku baik-baik saja dan bakal ngelakuin apa yang dia pesankan untukku . Hanya saja aku ingin kalian tahu tentang kebaikan hati miliknya . Milik seseorang yang selama hampir 2 minggu ini menemaniku .
Kamu pergi...
Dan aku tahu takkan mungkin kembali....
Kamu pergi...
Dan aku tahu takkan mungkin melihatmu lagi...
Takkan ada kesempatan itu lagi...
Takkan ada pesan di ponselku lagi....
Takkan ada keluhan kesepianmu belakangan ini...
Aku takkan mendengarnya lagi....
Rasa-rasanya lebih baik aku memilih kamu pergi karena seorang wanita lain...tapi masih bisa melihatmu disini....
Daripada tak melihatmu sama sekali....
Aku belum mengatakannya padamu Setoooo.....
Aku belum mengatakan betapa aku nyaman ngobrol denganmu....
Betapa aku selalu tersenyum saat menerima pesanmu...
Betapa aku selalu berharap kamu kan bertemu denganku...
Tapi seperti yang orang lain katakan....
Lebih baik seperti ini Din....
Dan aku tahu kamu pun berpikir seperti itu....
Hanya saja masih perlu waktu untuk menenangkan hati....
Dan menghilangkan sesak didada yang baru kali ini kupahami....
Terimakasih Setoo....
Buat 'jidatnya'.....aku akan jaga itu dengan baik....
Terimakasih Setooo.....
Buat sayangmu ke aku....
Karena aku tahu kini....
Aku masih bisa dicintai......
Terimakasih Sayang.......berbahagialah disana......
Seperti kamu yang juga memintaku untuk bahagia disini.....
Aku gak akan lupa ma kamu....
Aku sayang kamu....
-dinar=250911-
p.s: Seto....kalo kita ketemu lagi , aku bakal meminta satu hal saja ke kamu , aku cuma pingin kamu mengimamiku......entah kenapa aku pengen banget sholat ma kamu dar kapan itu.....aku akan tunggu kesempatan itu.....dan aku akan meminta pada-Nya setiap hari.....
tidurlah yang nyenyak.....aku sayang dan kangen kamu Seto...
Langganan:
Komentar (Atom)